header image
 

Renungan Harian 24 April 2015

Tergoda Dosa… Kejadian 4:1-16 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya. (Kejadian 4:7) Setiap orang tentu pernah mengalami pencobaan atau godaan untuk berbuat dosa. Pencobaan itu berasal dari luar, dari segala sesuatu (continue reading…)

Posted in Renungan Harian | Leave a comment

Renungan Harian 23 April 2015

Berani Tampil Beda.. Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.” 2 Timotius 2:22 Dalam perkembangan jaman yang semakin cepat di era globalisasi saat ini membuat anak-anak muda berusaha tampil dengan mengikuti tren yang sedang berkembang. Kecenderungan anak-anak muda adalah (continue reading…)

Posted in Renungan Harian | Leave a comment

Renungan Harian 22 April 2015

Tabut Allah,Indah,Janji Allah,Sempurna ! “Haruslah mereka membuat tabut dari kayu penaga, dua setengah hasta panjangnya, satu setengah hasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya.” (Keluaran 25:10) Adik-adik apakah pernah melihat gambar Tabut Perjanjian? Tabut Perjanjian bukan sekadar kotak kayu lho. Tabut ini terbuat dari kayu yang sangat baik, yaitu kayu penaga yang berasal dari pohon (continue reading…)

Posted in Renungan Harian | Leave a comment

Renungan Harian 21 April 2015

Teladan Wanita Kristen  Baca:  Roma 16:1-2 “Sebab ia sendiri telah memberikan bantuan kepada banyak orang, juga kepadaku sendiri.”  Roma 16:2b Hari ini, 21 April merupakan salah satu hari bersejarah bangsa Indonesia.  Ya….kita memperingati hari Kartini.  Kartini adalah nama seorang wanita yang dianggap sebagai pelopor gerakan emansipasi wanita di Indonesia, suatu usaha menuntut persamaan hak kaum (continue reading…)

Posted in Renungan Harian | Leave a comment

Renungan Harian 20 April 2015

Hanya Sebuah Koin Penyok… Seorang lelaki berjalan tak tentu arah dgn rasa putus asa. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Saat menyusuri jalanan sepi, kakinya terantuk sesuatu. Ia membungkuk dan menggerutu kecewa. “Uh, hanya sebuah koin kuno yg sudah penyok.” Meskipun begitu ia membawa koin itu ke bank. “Sebaiknya koin in dibawa ke kolektor uang kuno”, kata (continue reading…)

Posted in Kumpulan Ilustrasi, Renungan Harian | Leave a comment

 

Comments

comments