header image
 

Renungan Harian 31 Agustus 2015

PERHATIAN ANDA ADALAH HADIAH TERBESAR CINTA ANDA Give special attention to those who are in the family of believers.” “Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.” (Galatia 6:10) Dalam ayat di atas, dikatakan bahwa “Give special attention to those who are (continue reading…)

Posted in Renungan Harian | Leave a comment

Renungan Minggu Kelima Agustus 2015

Kuasa Doa Matius 7 : 7-10 Doa adalah komunikasi dengan Bapa yang disorga, seperti yang telah diajarkan oleh Tuhan Yesus dan sebagaimana diperlihatkan dalam pengajaran-pengajaran para Nabi dan Rasul begitu juga dengan kehidupan orang-orang percaya dalam huhungannya dengan Allah, bahwa doa mengandung peranan penting dalam kehidupan mereka. Dalam kenyataan hidup saat ini banyak yang menyalah (continue reading…)

Posted in Renungan Harian | Leave a comment

Renungan Harian 29 Agustus 2015

Mata Tuhan Melihat Amsal 15 : 3 Mata Tuhan ada disegala tempat,mengawasi orang jahat dan baik. Syalom Sahabat Agape… Dijaman yang canggih ini,cctv bukan lagi barang asing untuk kita.Cctv merupakan kepanjangan dari closed circuit television, cctv saat ini bukan sekedar kebutuhan akan keamanan semata.Cctv pada masa sekarang sudah menjadi kebutuhan para eksekutif dan pemilik usaha,cctv (continue reading…)

Posted in Renungan Harian | Leave a comment

Renungan Harian 28 Agustus 2015

 Sekantong Beras Demi Anak   Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya. Jadi, berikan dorongan semangat buat sesama karena semangat dapat memacu orang untuk terus maju . Ada sebuah keluarga yang sangat miskin, yang memiliki seorang anak laki-laki. Ayahnya sudah meninggal dunia, tinggalah ibu dan anak laki-lakinya untuk saling menopang. Ibunya bersusah payah seorang diri membesarkan (continue reading…)

Posted in Renungan Harian | Leave a comment

Renungan Harian 27 Agustus 2015

Dengan Doa Melegakan Hati Dr. Lin Ting Tung adalah orang Taiwan pertama yang menjadi dokter dan menjadi Kristen. Ini terjadi pada akhir abad ke-19. Ia bekerja di rumah sakit kecil yang dirintis oleh Dr. Maxwell,seorang misionaris Inggris. Ketika itu tingkat kesehatan masyarakat di Taiwan sangat rendah dan cara pengobatan masih sangat sederhana. Pada suatu hari (continue reading…)

Posted in Renungan Harian | Leave a comment

 

Comments

comments